This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 27 September 2016

KOMPONEN DAN AKTIVITAS DARI SISTEM INFORMASI

 Komponen Sistem Informasi
salom, bertemu lagi dengan saya. kali ini saya membahas tentang komponen dan aktivitas dari sistem informasi, semoga dengan artikel ini dapat membantu dalam memahami tentang komponen dan aktivitas dari sistem informaasi tersebut.

Dalam suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen seperti:

1>Perangkat keras (hardware): mencakup peranti-peranti fisik seperti komputer dan printer.

Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat mekakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada di komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk ke dalam kategori elemen perangkat keras (hardware).

Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi:

  • Input Device (Unit Masukan)Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.  Contohnya, Keyboard, Mouse, Touchpad, Light Pen, Joystick.
  • Process Device (Unit Pemrosesan). Contohnya, Power Suply, Random Access Memory atau RAM, Kartu grafis, Prosesor, Motherboard.
  • Output Device (Unit Keluaran). Contohnya, Monitor, Printer, Speaker.
  • Backing Storage (Unit Penyimpanan). Contohnya, Tape drive, magnetic tape, harddisk.
  •  Periferal (Unit Tambahan).

2>Perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.Perangkat lunak ini dibagi menjadi tiga golongan yaitu: 
  • sistem operasi (contohnya: Microsoft Windows)
  • bahasa pemrograman (contohnya: Pascal)
  • program aplikasi (contohnya: Microsoft Office) 

3>Prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki.

4>Manusia (Orang): semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.

5>Basis data (database): Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

6>Jaringan komputer dan komunikasi data: sistem penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.

Aktivitas Sistem Informasi
      Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, terdapat perbedaan antara data dan informasi bukan? Data merupakan input yang akan diolah menjadi sebuah informasi. Sekarang mari kita bahas bagaimana aktivitas pemrosesan informasi pada sebuah sistem informasi.

1. Tahap Input Sumber Daya Data
  • Tahanpan input biasanya berbentuk aktivitas menginputkan data-data yang telah dicatat serta diedit. Misalnya data mengenai transaksi pembelian dan penjualan serta kegiatan bisnis lainnya harus dicatat dan disiapkan untuk pemrosesan berikutnya. User biasanya memasukkan data ke dalam sistem komputer melalui program-program yang telah tersedia atau bahkan mencatatnya terlebih dahulu secara manual yakni menggunakan media pulpen dan kertas. Namun pencatatan data secara manual tidaklah efisien karena akan menyulitkan pada saat pengeditan, penyimpanan, atau bahkan pencarian data. Setelah data dimasukkan ke dalam sistem komputer, maka biasanya data akan diedit untuk memastikan tidak adanya redundansi atau pengulangan serta memastikan bahwa data telah dicatat dengan benar. Data yang telah dimasukkan ke dalam sistem komputer juga akan memudahkan user dalam memindahkan data ke dalam komputer lainnya, misalnya dengan flashdisk ataupun email.

2. Pemrosesan Data Menjadi Informasi
  • Pemrosesan data biasanya berupa perhitungan, perbandingan, pengelompokkan, pemilahan, dan lain sebagainya. Aktivitas pemrosesam data menjadi informasi ini berfungsi untuk mengatur, menganalisi, memanipulasi data, hingga mengubahnya ke dalam bentuk informasi yang berguna bagi user. Tidak hanya itu, kualitas data juga harus tetap dijaga yakni data harus tetap diperbaharui dan diperbaiki apabila terdapat kesalahan atau perubahan.

3. Output Produk Informasi
  • Pada akhir pemrosesan data, informasi yang telah diolah akan disajikan kepada user yang membutuhkan. Tujuan dari sistem informasi itu sendiri adalah untuk mengolah data dan menghasilkan informasi yang tepat bagi user. Produk informasi umumnya meliputi pesan, laporan, formulir, dan gambar grafis yang dapat disediakan melalui tampilan video, respons audio, produk kertas, dan multimedia.

4. Penyimpanan Sumber Daya Data
  • Tidak hanya pemrosesan data, penyimpanan data juga merupakan hal penting dari sebuah sistem informasi. Data yang telah diolah perlu disimpan agar dapat menjadi record atau histori pada saat data itu akan digunakan kembali pada masa yang akan datang. Data yang telah disimpan juga dapat terus diperbaharui sehingga tidak perlu menginputkan data baru setiap kali ada perubahan data.

5. Pengendalian Kinerja Sistem
  • Salah satu aktivitas sistem informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pengendalian kinerja sistem. Suatu sistem informasi harus menghasilkan umpan balik mengenai keseluruhan aktivitas sistem informasi, yakni aktivitas input, pemrosesan, output, dan penyimpanan. Umpan balik ini harus diawasi dan dievaluasi untuk menetapkan apakah sistem dapat memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan. Kemudian, aktivitas sistem yang tepat harus disesuaikan agar produk informasi yang tepat dihasilkan bagi para pemakai akhir.

Rabu, 21 September 2016

RESUM DASAR SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI


     Salom, kali ini saya akan membagi meteri mengenai dasar sistem dan teknologi informasi yang merupakan tugas satu diantara mata kuliah saya, semoga artikel ini bermamfaat. 

Sistem
Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.

Ada banyak pendapat tentang pengertian dan definisi sistem yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian dan definisi sistem menurut beberapa ahli:
  1. Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi. 
  2. Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur  keterkaitan antara satu dengan lainnya.
  3. Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
  4. Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
  5. Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
komponen dasar Sistem

1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi.Masukan (input) adalah segala sesuatu (data mentah) yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Input dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak berwujud. Contoh input yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

2. Komponen proses 
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari input menjadi output yang berguna dan lebih bernilai.

3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.


Komponen Tambahan Sistem
  • Feedback 
Dalam sistem informasi, umpan balik (feedback) adalah informasi dari sistem yang digunakan untuk membuat perubahan pada kegiatan masukan atau pengolahan. Misalnya, kesalahan atau masalah yang mungkin terjadi sehingga perlu untuk memperbaiki data atau mengubah proses.
  • Control
Control merupakan proses mengukur keluaran dari sistem yang dibandingkan dengan suatu standar tertentu. Jika ada perbedaan-perbedaan atau penyimpangan maka akan dikoreksi untuk memperbaiki masukan sistem selanjutnya.

 Karakter Lain Sistem
  1. Subsistem
Suatu sistem terdiri dari komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dari suatu sistem biasanya dikenal dengan subsistem. Subsistem ini mempunyai sifat-sifat dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
     2.Boundary
Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dengan adanya boundary ini maka sistem dapat membentuk satu kesatuan, karena dengan boundary ini fungsi dan tugas dari subsistem yang satu dengan yang lainnya berbeda tetapi tetap saling berinteraksi. Dengan kata lain boundary ini merupakan ruang lingkup dari sistem atau subsistem itu sendiri.
     3.Interface
Penghubung sistem (interface) merupakan suatu media penghubung antara satu  subsistem dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu ke subsistem lainnya. Dengan kata lain melalui penghubung ini output dari suatu subsistem akan menjadi input dari subsistem lainnya.

Informasi
Informasi adalah hasil data yang telah diproses atau bisa data itu sendiri yang menjadi informasi yang bersifat baru dan memiliki arti bagi penerima berupa fakta dan suatu nilai yang bermanfaat.

Definisi Sistem Informasi
  1. Istilah teknologi dan sistem informasi dapat digunakan secara informal tanpa mendefinisikan istilah tersebut. Penerapan sistem informasi pada prinsipnya lebih rumit, hal tersebut dapat dipahami dengan baik dengan melihat perspektif teknologi yang berada dalam suatu organisasi (Kenneth, 2008).
  2. Sebuah sistem informasi merupakan kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta perangkat manusia yang akan mengolah data menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak tersebut (Kristanto, 2008:12).
  3. Menurut Mustakini (2009:36), “Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya.”
  4. Menurut Mulyanto (2009:29), “Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi, dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan”.

Kerangka kerja Manajerial end User





SDLC
SDLC (Systems Development Life Cycle) adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut.






NAMA   : EGO SUPARIUS IPO
NIM       : D1041151051
PRODI   : INFORMATIKA
KELAS  : B